Pedoman Penulisan Artikel

Artikel diketik tidak lebih dari 6.000 kata atau antara 15-16 halaman (huruf Times New Riman, font 12) pada halaman kertas A4.

Marjin halaman atas, bawah, kanan, dan kiri adalah 1” dan jarak 1,5 spasi.

Sistematika pembahasan dalam artikel setidaknya terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut:

  1. Judul
  2. Nama Penulis
  3. Jabatan dan Alamat Korespondensi Penulis
  4. Abstrak: Disajikan di awal teks dan maksimal 200 kata. Abstrak diikuti dengan sedikitnya empat kata kunci (keywords).
  5. Pendahuluan: Menguraikan latar belakang (motivasi) penelitian, rumusan masalah penelitian, pernyataan tujuan, dan (jika dipandang perlu) organisasi penulisan artikel.
  6. Landasan Teori dan Pengembangan Hipotesis: Memaparkan kerangka teoritis berdasarkan telaah literatur yang menjadi landasan logis untuk mengembangkan hipotesis atau proposisi penelitian dan model penelitian (jika dipandang perlu).
  7. Metode Penelitian: Memuat metode seleksi, pengumpulan data, pengukuran dan definisi operasional variabel, serta metode analisis data.
  8. Hasil dan Pembahasan: Memuat hasil analisis penelitian dan pembahasan hasil penelitian.
  9. Simpulan: Berisi pembahasan mengenai temuan dan simpulan penelitian.
  10. Daftar Referensi: Memuat sumber-sumber yang dikutip dalam penulisan artikel. Hanya sumber yang diacu yang dimuat di daftar referensi ini.

Kutipan langsung yang panjang (lebih dari 3,5 baris) diketik dengan jarak baris satu dengan indented style (bentuk berinden).

Semua halaman termasuk lampiran dan referensi harus diberi nomor urut halaman.

Setiap tabel atau gambar diberi nomor urut, judul, dan sumber (bila relevan). Judul tabel ditulis di atas tabel sedangkan judul gambar ditulis di bawah gambar. Sumber gambar/tabel ditulis di bawah gambar/tabel.

Kutipan dalam teks sebaiknya ditulis di antara kurung buka dan kurung tutup yang menyebutkan nama akhir penulis, tahun tanpa koma, dan nomor halaman jika dipandang perlu. Contoh:

  1. Satu sumber kutipan dengan satu penulis (Miller 1977). Jika disertai nomor halaman: (Miller 1977: 245)
  2. Satu sumber kutipan dengan dua penulis (Jensen dan Meckling 1976)
  3. Satu sumber kutipan dengan lebih dari dua penulis (Laporta dkk. 2000 atau Laporta et al. 2000)
  4. Dua sumber kutipan dengan penulis yang berbeda (Sharpe 1963; Litner 1964)
  5. Dua sumber kutipan dengan penulis yang sama (Miller 2003, 2008). Jika tahun publikasi sama (Jensen 1986a, 1986b)
  6. Sumber kutipan yang berasal dari pekerjaan suatu institusi sebaiknya akronim institusi yang bersangkutan, misalnya (UNAIR 2008)

Setiap artikel harus memuat daftar referensi (hanya yang menjadi sumber kutipan) dengan ketentuan penulisan sebagai berikut:

  1. Daftar referensi disusun sesuai alfabet nama penulis atau nama institusi.
  2. Susunan setiap referensi: nama penulis, tahun publikasi, judul jurnal atau buku teks, nama jurnal atau penerbit, nomor halaman.

Contoh:

  1. Abel, A.B. 1983. Optimal Investment under Uncertainty. American Economics Review 73/1: 228-233.
  2. Abowd J.M, dan D.S. Kaplan. 1999. Executives Compensation: Six Questions that need Answering. NBER working paper: 1-37.
  3. American Accounting Association. 1977. Committee on Concepts and Standards for External Financial Reports. Statement on Accounting Theory and Theory Acceptance. Sarasota, FL: AAA.
  4. Megginson, W.L. 1997. Corporate Finance Theory. Addison-Wesley Educational Publishers Inc.